Pasang Iklan Disini


jump to navigation

Kisah Niccolo Paganini dan biolanya February 16, 2011

Posted by admin in : Cerita menggugah , trackback

Niccolo Paganini, seorang pemain biola yg terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yg memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh, Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus.

Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya.

Kejadian yg sangat mengejutkan senar biolanya yg lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tapi dia tetap main.

Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senar dan tetap bermain, mereka berdiri & berteriak, “Hebat, Hebat…”

Setelah tepuk tangan riuh memujanya,
Paganini menyuruh mereka untuk duduk.

Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar.

Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.

Dengan mata berbinar dia berteriak,
“Paganini dengan satu senar”

Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya.

Penonton sangat terkejut & kagum pada kejadian ini.

PESAN MORAL,
Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan & semua hal yg tidak baik.

Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yg putus & segala sesuatu yg kita tidak dapat ubah.

Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yg putus dalam hidup Anda?

Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi?

Jika demikian, saya ingin menganjurkan JANGAN MELIHAT KE BELAKANG,
MAJULAH TERUS,
mainkan senar satu-satunya itu,
mungkinkanlah itu dengan indahnya.

TUHAN akan menolong Anda…


5 Responses to “Kisah Niccolo Paganini dan biolanya”

  1. 1
    haryawan Says:

    Good

  2. 2
    Budi Siswanto Says:

    kisah yg luar biasa, tp sayang, yg sering sy jumpai adalah orang-orang yg ketika putus senar satu mereka menghibur diri ” ya…sdh-lah mungkin blm saatnya utuk sukses” atau justru mencari kambing hitam atas putusnya senar tadi “…ini pasti mantra yg dikirim orang, yaitu orang yg iri ketika melihat aku sukses”.

  3. 3
    gunawan Says:

    ajari aku melanjutkan hidup dgn satu senar ini, , , , ,

  4. 4
    rodi Says:

    terima kasih,,,,di balik kisah yg sederhana memiliki arti besar…..saya akan mengingat itu,,,:)

  5. 5
    Joko Says:

    Kisah yang luar biasa mudah2an saya bisa meniru paganini, wong pada dasarnya masih banyak senar-senar lain dalam hidup saya yang belum putus, masa saya tidak bisa melanjutkan hidup saya……thank’s

Leave a Reply