Pasang Iklan Disini


jump to navigation

Pasangan anda adalah tulang rusuk Anda November 16, 2008

Posted by admin in : Article, Cerita menggugah , trackback

Mungkin artikel atau kisah ini sudah banyak yang posting di internet. Saya pun mendapatkannya di sebuah mailist yang saya ikuti. Cerita ini cukup menyentuh, tentang arti pasangan hidup bagi Anda. Diharapkan setelah membaca kisah ini, kita bisa memahami arti pasangan anda dalam hidup anda dan lebih menyayanginya karena pasangan anda adalah tulang rusuk Anda.

Sebuah senja yang sempurna, sepotong donat, dan lagu cinta yang lembut. Adakah yang lebih indah dari itu, bagi sepasang manusia yang memadu kasih? Raka dan Dara duduk di punggung senja itu, berpotong percakapan lewat, beratus tawa timpas, lalu Dara pun memulai meminta kepastian. ya, tentang cinta.

Dara : Siapa yang paling kamu cintai di dunia ini?
Raka : Kamu dong?
Dara : Menurut kamu, aku ini siapa?
Raka : (Berpikir sejenak, lalu menatap Dara dengan pasti) Kamu tulang rusukku! Ada tertulis, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak lagi merasakan sakit di hati.”

Setelah menikah, Dara dan Raka mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing-masing dan kepenatan hidup yang kain mendera. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas.

Pada suatu hari, pada akhir sebuah pertengkaran, Dara lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak, “Kamu nggak cinta lagi sama aku!” Raka sangat membenci ketidakdewasaan Dara dan secara spontan balik berteriak,

“Aku menyesal kita menikah! Kamu ternyata bukan tulang rusukku!” Tiba-tiba Dara menjadi terdiam, berdiri terpaku untuk beberapa saat. Matanya basah. Ia menatap Raka, seakan tak percaya pada apa yang telah dia dengar. Raka menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan. Tetapi seperti air yang telah tertumpah, ucapan itu tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Dara kembali ke rumah dan mengambil barang-barangnya, bertekad untuk berpisah. “Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing-masing.”

Lima tahun berlalu. Raka tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Dara. Dara pernah ke luar negeri, menikah dengan orang asing, bercerai, dan kini kembali ke kota semula. Dan Raka yang tahu semua informasi tentang Dara, merasa kecewa, karena dia tak pernah diberi kesempatan untuk kembali, Dara tak menunggunya. Dan di tengah malam yang sunyi, saat Raka meminum kopinya, ia merasakan ada yang sakit di dadanya. Tapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Dara. Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat ketika banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas, mata mereka tak saling mau lepas.

Raka : Apa kabar?
Dara : Baik… ngg.., apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?
Raka : Belum.
Dara : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Raka : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, belum ada yang berubah. Tidak akan ada yang berubah.
Dara tersenyum manis, lalu berlalu.
“Good bye….”

Seminggu kemudian, Raka mendengar bahwa Dara mengalami kecelakaan, mati. Malam itu, sekali lagi, Raka mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit di dadanya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Dara, tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

“Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya seringkali adalah fatal”


29 Responses to “Pasangan anda adalah tulang rusuk Anda”

  1. 1
    Saep Rh Says:

    memang…!karena kita merasa begitu dekat dengan orang yang kita cintai seringkali kita berbuat yang memang lebih dari kewajaran

  2. 2
    rully aristy Says:

    aku jg pernah alami itu, namun akhirnya kami sadar bahwa ternyata kami memang saling membutuhkan. Dan kamipun bersama lagi.

  3. 3
    iNdah triandini Says:

    dengan adanya cerita ini saya akan menjaga sikap saya terhadap pasangan saya, agar tidak ada penyesalan seumur hidup.

  4. 4
    armes Says:

    bagaimana cara mereda amarah

  5. 5
    echa Ragus Says:

    Terkadang amarah membuat akal dan pikiran serta ucapan kita menjadi awal dari kehancuran kita sendiri….

  6. 6
    liana Says:

    yach, betul sekali terkadang kita tidak sadar bahwa kekasih kita sekarang ini adalah orang yang jadi tulang rusuk. tapi yang aku tahu kita harus saling jujur dan pengertian dengan pasangan masing2. agar kita tidak perna menyesal dengan apa yang jalani dengan pasangan kita, walau sampai sekarang aku belum tahu apa kekasih aku yang sekarang ini betul tulang rusuk aku. dari sekain cowo yang perna meninggalkan aku walau mereka semua bilang aku ini yang terbaik yang dia miliki.

  7. 7
    Elizabeth Says:

    Cintailah orang di sekeliling kita dan ungkapkanlah rasa sayang dan kasih kita sebelum semuanya terlambat.

  8. 8
    dian Says:

    gw kagum banget ma Benjamin ‘bugsy’ Siegel, istrinya bilang soal dia:

    “bugsy itu terlalu bagus untuk saya, dia memperlakukan saya seperti seorang putri”

    tau gak siapa bugsy? MAFIA.. dialah pelopor kota judi Las Vegas.

    lha kalo mafia aja bisa memperlakukan seorang wanita dgn terhormat, knapa kita yg katanya org baik2 tidak bisa??!! malu donk! harus bisa!

    tanpa khadiran perempuan, laki2 itu bkn apa2. jgn cm buat nafsu doank…

  9. 9
    admin Says:

    @dian: saya belum pernah dengar kisah itu, tentunya menarik kalo mendengarkan kisah itu. saya akan coba menulis artikel tentang Benjamin Siegel.

  10. 10
    michelle Says:

    terkadang kita yakin dia tulang rusuk kita tetapi kita malah tidak pernah merasakan sakitnya pada masanya kita berpisah dengan dia. namun dia selalu ada dan kembali.

  11. 11
    syamsul Says:

    Ilmu adalah harta kita yang sebenarnya sebelum kita mati

  12. 12
    hendi Says:

    saya cukup terharu mendengar cerita itu…kesabaran sangat diperlukan saat bersama siapapun termasuk pasangan kita…sekali emosi semua cinta terasa musnah..

  13. 13
    wery Says:

    hixzz..hixzz…so sweet..
    jadi terhanyut baca kisahnya..
    gimana yah kalo aku juga ngalamin hal yang sama? mungkin ga’ sanggup untuk ngelupain orang yang jadi tulang rusuk kita.
    so..kalo kita emang udah ngerasa dia adalah everlazting love kita, jangan pernah lepasin dia! b’cause..bakal nyesel nantinya!

  14. 14
    DJVPRI Says:

    btul jga sih, sya jga mrsakan hal yg sma saat bersma pacar. tpi akhirnya kmi putus krna dia yg
    menghianati sya. itu gmna crtanya yah??

  15. 15
    cica Says:

    saya ingin mempertahankan sayang itu………menyentuh sekali cerita tersebut

  16. 16
    Pari Wibowo Says:

    Dan akhirnya… aku juga merasakan sakit di hatiku….

  17. 17
    Newman Says:

    memang kita harus menyayangi dan menjaga tulang rusuk kita biar nggak terasa sakit di dada. Tapi bagaimana menyayanginya,menjaganya , kalau dia juga jadi tulang rusuk orang lain,tentu terasa lebih sakit didada.Yang jelas untuk jaman sekarang No Money No Honey. Tidak ada cinta yang abadi.

  18. 18
    dian Says:

    aku mengalami kisah itu…tp ku tak berani meninggalkannya, walaupun ku tahu aku bukanlah tulang rusuknya lagi..aku msh berharap untuk menjadi tulang rusukny kembali..

  19. 19
    ririn rochim Says:

    terkadang tulang rusuk kita terkilir..kesleo…krn tdk pernah dipijat dan mengakibatkan sakit krn menusuk hati kita…tp terkadang jg sengaja kita membiarkan tulangrusuk ini menahan kesakitan krn kita tak pernah mau mengobatinya..

  20. 20
    PUTRI Says:

    yups, quw terharu bgt denger cerita tu….
    sayangi lah orang yang menyayangi kita…
    karna terkadang kita tidak mengetahui dan merasakan keberadaannya ketika ia menyayangi kita…
    terkadang kita sombong untuk mengakui bahwa kita butuh ia…
    dan di saat ia pergi barulah kita menyesali nya……….
    andai waktu dapat di putar kembali…

  21. 21
    adri Says:

    cerita bagus, hanya kurang lengkap karena tidak ada anak yang dilibatkan, rasanya jika pada certia tsb. ada anak, masalah yang timbul tidak sesederhana tulang iga….

  22. 22
    antoni Says:

    mohon petunjuk rekan2 semua..saya berpikir hal yang wajar jika kita sering sekali menumpahkan 99% kemarahan kepada orang2 terdekat dan yang sangat kita kasihi.
    Mengapa saya katakan wajar, bukankah dengan mereka kita bisa merasakan nyaman dan tenang untuk berbicara apapun,,dan benar2 menjadi diri kita sendiri??? bukankah pada saat kita kecewa pada pasangan kita maka kekecewaan yang kita rasakan akan lebih pedih jika di bandingkan dengan kecewa yg diakibatkan oleh rekan atau tetangga kita?? sehingga dimata saya hal yang lumrah saat raka dan dara saling menumpahkan kekecewaan mereka satu-sama lain dengan cara yang ‘LEBIH’ terhadap pasangannya dan disertai dengan kemarahan.

    …satu hal yang saya pelajari dari hidup berumah tangga adalah setiap pasangan butuh consultant. butuh orang ke 3 yang bisa menjadi mediator pada saat, saat2 sulit datang menghampiri.
    Sehingga meski menyakitkan, meski pedih kata2 yang pernah terucap, bisa segera di antisipasi, bisa segera di obati, karena support paradigma netral dari sudut pandang orang ke 3.

    Di Indonesia, masalah ini di perparah dengan kondisi budaya yang menganggap bahwa, bicara terbuka kepada rekan, atau konsultan pernikahan, psikolog or siapapun yang bisa menjadi penengah dalam masalah pribadi adalah hal yang tabu,,bahkan sama saja dengan membuka AIB keluarga. Ini paradigma yang sebenarnya mengungkung kita juga di dalam kubah ego dan emosi yang berbahaya.

    jadi menurut saya hal ini WAJAR terjadi (MENUMPAHKAN KEMARAHAN KEPADA ORANG TERDEKAT ATAU ORANG YANG SANGAT KITA SAYANGI) …bahkan menurut saya harus kita buat akrab dengan kehidupan kita. karena dengan menganggap hal tersebut lumrah, biasa, manusiawi, kita bisa menekan effect negative dari cedera hati yang mungkin timbul saat hal ini terjadi.
    Siasat yang bisa dilakukan adalah ;
    1. pergi menemui rekan dekat yg bisa dipercaya saat ada masalah yg mengganggu harmonisasi hubungan kita dengan pasangan kita. Harusnya peran keluarga bisa memberikan sumbangsih yang besar pada saat2 seperti ini terjadi. Tidak harus orang tua (karena biasanya mereka sdh sangat tua saat hal2 ini terjadi, atau bahkan belum tentu masih bisa mendampingi kita), bisa jadi kakak, adik, ipar, sepupu, dan yang terakhir tentunya SAHABAT.
    2. Pergi menenangkan diri untuk sementara. Menjauh bahkan dari pasangan kita saat hal ini terjadi.
    Sering di film2 holywood, pada saat seseorang dalam masa sulit, dan ada yang datang untuk berusaha membantu mereka ucapkan, “i just want to be alone”..dan entah karena factor budaya lagi or apa, mereka bisa kembali dan berusaha mendefenisikan arti/ hikmah dari masalah yang baru saja mendera.
    seperti mereka punya prinsip “TIDAK AKAN KALAH OLEH KODISI DAN KEADAAN SULIT YANG BIASA MENYERANG”. Dimata saya dengan menyendiri sejenak, mundur sejenak dan merenungi semuanya, kita bisa segera melihat masalah yang ada secara utuh. memang kembali lagi kepada kapasitas @ orang.
    HARUS DICATAT, saat menyendiri adalah benar2 mundur sejenak dari kegiatan/ rutinitas kita untuk merenungkan hal yg sdg menjadi masalah dengan pasangan kita.
    3. Ini yang juga paling ampuh. SEGERA MINTA MAAF dan juga HARUS SADAR UNTUK MEMBERI MAAF dengan tulus. ini closing yang luar biasa buat manusia. simple sederhana, tapi effect-nya luar biasa.
    Akan berat bagi beberapa orang tertentu untuk mengucapkan kata maaf, dan juga sulit bagi kebanyakan orang untuk bisa memaafkan dengan tulus, terhadap apa yg telah terjadi/ dilakukan dan apa yg telah terucap.
    Bahwa ini sering terjadi, yach seperti saya sampaikan di atas,,ini memang manusiawi, harus dianggap sebagai bagian dari hidup, sama seperti kita memandang kompor yang bisa rusak dalam beberapa tahun dan akan segera minta di ganti yang baru, atau alat2 elektronika yang juga tak lekang oleh waktu…INI ADALAH HAL YANG WAJAR DAN MANUSIAWI…yang kita bisa lakukan hanya ikut menari dengan mereka…
    Saat menikah, kita seperti ikut reality show FEAR FACTOR, pada round ke 2, kita biasanya dihadapkan pada menu makanan2 yang “tidak biasanya” kita temui dalam kehidupan sehari2. Jadi kalau anda memimpikan akan bertemu juice brotowali, atau hanya sekadar makan makanan mentah/ basi,,anda sedang MENUJU JALAN YANG SALAH, dengan PIKIRAN dan MATA yang sama sekali TERTUTUP.

  23. 23
    ella Says:

    sangat menyentuh bgt..nice story..terkadang kata2 yg keluar dari mulut qta ibarat pedang. Jika salah menggunakannya…akan mengubahnya menjadi senjata yg tajam.. Aq jg pernah mengira dia adalah tulang rusukku..yg terakhir untukku. Tp wkt dia blg uda ga ada feeling ama aq…rasanya sakit bgt. Minta ijin di copas ya… Thx.

  24. 24
    dida Says:

    hhhhhh…so sweat terharu,jd pengen nangis baca’a,,,, seandai’a pasangan kita merasakan hal yg sama seperti itu,,,,betapa bahagia’a hdp ini…. tp jgn asl bicara n bs melewti suka n duka bersama….

  25. 25
    fredi Says:

    baru aj w lewatin crita itu, tapi crita selanjutnya lebih baik dari cerita sebelumnya.
    menyesal udah menjadi penyakit.

  26. 26
    chin_hwa Says:

    semoga aq benr2 dsayg sm dy,
    amien,,,,,,.

  27. 27
    Echa Says:

    so sweet,,,jd trharu bnget..;;;
    smoga khidupan rmh tngga kami bahagia smp akhir hayat,,,amiiin”””””

  28. 28
    Eta Imoet's Says:

    kisah diatas sama persis dengan apa yg aku alami saat ini…dan sampai saat ini pun aku masih tetap menunggu kehadiran nya kembali wlau pun dia telah mengatakan penyesalan telah menikahi ku aku tetap sabar dan berserah pd Tuhan karna Tuhan tidak pernah merancangkan yg jahat tp sllu memberikan rancangan yg terindah buat keluargaku….amien

  29. 29
    mbah cyber Says:

    kisah yg sgt menyentuh hati, hiks…

Leave a Reply