Pasang Iklan Disini


jump to navigation

Renungan tentang Nasib dan Takdir July 1, 2008

Posted by admin in : Article, Mentalitas, Rhonda Byrne - The Secret , trackback

Nasib dan Takdir merupakan dua kata yang sering menjadi alasan kegagalan atau keberhasilan seseorang. Kata nasib lebih mengacu pada hasil yaitu sukses atau gagal, sedangkan Takdir mengacu pada jalan hidup seseorang. Maka ketika orang menemui kegagalan, ia akan berucap emang sudah nasibku begini. Begitu pula jika seseorang mencapai kesuksesan, maka orang lain akan berkata orang itu memiliki nasib yang baik. Sedangkan takdir akan diucapkan kepada orang yang menjalani profesi beda dari dirinya, contohnya takdirnya adalah sebagai pemimpin bangsa, takdirnya sebagai pengusaha, takdirnya sebagai pemulung ataupun pengemis.

Opini lain yang berkaitan dengan Nasib dan Takdir adalah sebagai sesuatu yang tidak dapat diubah. Saya yakin anda sering menjumpai orang dengan pengertian seperti ini ataupun mungkin diri anda sendiri. Ada sebagian orang yang berpikir lebih baik, bahwa nasib dan takdir dapat diubah tapi susah sekali melakukannya. Yah paling tidak orang ini memiliki sedikit pikiran positif tentang kehidupan ini.

Jika nasib dan takdir tidak dapat diubah maka orang sukses akan sukses terus, orang gagal akan gagal terus. Tapi kenyataannya apa yang kita lihat, begitu banyak orang yang sukses menjadi gagal, dan sebaliknya orang yang awalnya dicap gagal pun akhirnya mencapai kesuksesan. Kenapa bisa begitu, ini karena nasib dan takdir bisa diubah. Bukan merupakan sesuatu yang kekal.

Salah satu teori yang mendukung hal ini adalah Law of Attraction ( baca buku The Secret karya Rhonda Byrne ), bahwa “Anda dapat memiliki dan melakukan segala sesuatu yang Anda inginkan”. Pikiran anda merupakan magnet yang sangat kuat di alam semesta. Jika kita memiliki pikiran negatif maka kita akan menarik lebih banyak hal negatif ke dalam diri Anda, sebaliknya jika Anda berpikiran positif maka Anda akan lebih banyak menarik hal positif ke dalam kehidupan Anda. Jadi hidup anda ini diciptakan oleh Anda sendiri, dalam artian anda yang menginginkannya seperti ini. Karena pikiran anda memancarkan suatu frekuensi dan menarik semua hal yang berada di frekuensi yang sama.

Maka jika ingin nasib dan takdir anda saat ini berubah, maka ubahlah dahulu frekuensi pikiran anda ke hal-hal yang Anda inginkan. Contohnya saya ingin menjadi sukses, saya ingin menjadi kaya raya, saya ingin hidup damai dan tenteram. Begitu pula jika Anda ingin mengubah hidup anda ke arah negatif, maka perbanyaklah frekuensi negatif di dalam pikiran Anda. Tentunya tidak banyak orang yang melakukan hal ini ;) .

Mengetahui cara menerapkan Law of Attraction, maka anda dapat mengubah nasib dan takdir Anda. Mungkin Anda akan berkata, saya dari kecil memiliki cita-cita, tetapi kenapa sampai sekarang belum mencapainya, atau malah semakin jauh dari angan. Coba anda perhatikan selama perjalanan hidup anda dari kecil, apakah Anda sudah secara konsisten untuk memancarkan pikiran ke arah itu. Ingat pikiran negatif akan menjauhkan anda dari cita-cita Anda. Terutama ketika Anda berhadapan dengan suatu masalah dalam rangka mencapai cita-cita Anda, sudahkah anda memiliki tekad atau pikiran yang teguh untuk mengatasinya. Bahwa masalah tersebut adalah sesuatu yang dapat Anda atasi?

Satu pikiran positif jauh lebih baik dari beberapa pikiran negatif. Maka usahakan mengembangkan pikiran positif dalam hidup Anda. Semoga artikel ini bermanfaat


8 Responses to “Renungan tentang Nasib dan Takdir”

  1. 1
    Yasinta Kesuma Dewi Says:

    Sungguh menarik dan bagus sekali artikel tentang RENUNGAN NASIB DAN TAKDIR, ini akan membuka mindset seseorang yg membacanya, apalagi mereka seorang employee dan sedang terpuruk oleh masalah2nya, dan yg blum pernah nonton atau membaca THE SECRET, hehe…:). Saya Yasinta (22thn) adalah salah satu orang yang senang sekali membaca dan menonton seperti self helper, positive thinking nya Yunus Timotheus, untuk memotivasi diri, kaya KICK ANDI, OPRAH, THE SECRET dan baca2 buku business mindset seperti, Robert K, Kim Kiyosaki, Donald Trump, Bill Gates, Bill Zanker, dll..

    Maaf Pak Tung, saya belum pernah baca buku bapak yg FINANCIAL REVOLUTION dan MARKETING REVOLUTION, karena saya tahu Pak Tung, pas acara EMPAT MATA aja. Abis itu saya langsung daftar ke gramedia untuk mendapatkan buku Pak Tung MARKETING REVOLUTION yg langsung mendapatkan 2 buah ticket VIP Gretongan bo!hehe..:)

    Tgl 7,8,9 Juli 2008 jg saya akan hadiri seminar dashat Bapak. Saya udah ga sabar pengen cepet2 baca dan hadiri seminar Bapak. Saya domisili di bandung, waktu itu saya daftar beli buku itu di jakarta, jd skrg bukunya belum bisa diambil deh. Oya, Walaupun saya baru lulus Agustus 2007 dan langsung bekerja di bagian front office di salah satu hotel di bandung pada bulan yg sama dan baru kerja selama 9 bulan. Saya pun nekad langsung re-sign untuk memulai bisnis atau join bisnis tsb tanpa bekerja di satu perusahaan manapun. Karena saya sudah bertekad dalam diri tidak mau lagi menjadi employee atau posisi saya di CASHFLOW QUADRAN berada di posisi sebelah kiri yaitu E, melainkan ingin berada di posisi sebelah kanan yaitu B dan someday akan ke I.

    2 bulan saya belajar dan mengikuti training2, seminar2 dari bisnis saya ini, bisa dikatakan saya belum mendapat apa2 dari bisnis ini, saya sangat sadar akan hal itu, karena bisnis ini bukan bisnis instant, melainkan bisnis maraton dimana memerlukan biaya oprasional, secara saya sudah tidak berpenghasilan lagi. Dan bisa dikatakan saya memilih bisnis ini karena bisnis ini untuk investasi jangka panjang dan banyak sekali pendidikan & pembelajarannya disini selain financial education.

    Karena saya yg masih muda dan mengikuti emosi dan napsu dalam diri, uang yg tadinya saya kumpulkan untuk bisnis ini, yg didapat dari salary terakhir dan sedikit pinjaman uang, 2 bulan itu habis untuk living kos dan sometimes untuk keperluan yg tidak begitu perlu. Keluarga saya sangat menginginkan saya bekerja kembali, terutama ke-2 ortu saya, mungkin bagi mereka untuk status atau prestige, kalau2 ketika ditanya sama teman2 kerabat atau saudara. Tapi saya masih bersikeras untuk tidak bekerja lagi, karena saya pikir selama saya masih kerja di hotel, waktu saya jadi sedikit untuk menjalani bisnis saya ini.Walau uang menipis, tadinya saya masih mau usaha untuk cari pinjaman sana sini untuk modal di bisnis ini.

    Alhasil Puji Tuhan. Tuhan berkehendak lain, ga ada angin ga ada ujan, saya ditelpon temen lama dan menawarkan langsung pekerjaan yg office hour (8 am-5 pm) senin-jumat dan katanya kerjaan kantorannya ini nyantai. setelah sya pikir2 lagi, akhirnya saya ambil, dan hasilnya hari ini, saya baru bekerja di salah satu perusahaan besar di bandung. Saya pikir, lumayan untuk nambah2 link / network, karena kerasa manfaatnya,saya dapetin pekerjaan ini jg berkat social networking saya. Juga untuk pemasukan buat modal oprasional bisnis yg lg saya rintis ini dan nambah2 knowledge jg..

    Walaupun saya berkecimpung di dunia pekerjaan lg, tapi goal saya tetep pada bisnis saya ini..Bisnis tsb, salah satu cara yg saya ambil untuk mencapai semua impian2 saya, termasuk suatu saat nanti saya bisa menjadi seorang investor..Buku2 dan seminar2 seperti Pak Tung lah yg saya butuhkan untuk mendukung impian saya..Minta doanya selalu ya Pak, salam hangat untuk keluarga dan GO FREEDOM..Tuhan memberkati..

  2. 2
    admin Says:

    Terima kasih ibu Yasinta Kesuma Dewi atas komentarnya yang panjang. Maaf komentarnya saya edit supaya layoutnya lebih mudah dibaca oleh pembaca lain tanpa mengurangi sedikitpun komentar anda. Perlu saya klarifikasi, saya bukan TDW ataupun perwakilannya.

    Mengenai pilihan ibu untuk memulai bisnis sendiri adalah hal yang sangat bagus. Tetapi menurut Kiyosaki ataupun safir senduk, menjadi karyawan pun masih bisa, selama pekerjaannya itu masih memungkinkan untuk melakukan usaha sampingan. Ketika usaha sampingan Anda sudah mulai jalan, maka itulah saat yang tepat untuk pindah kuadran.

    Beberapa orang memang bisa dengan sukses pindah kuadran, tapi kebanyakan saya lihat tidak berhasil karena untuk membuka usaha sendiri tidak semudah yang dibayangkan. Terutama Ketika kita menemui masalah dan tidak bisa memecahkannya. Jadi penting bagi kita untuk memiliki penghasilan tetap dahulu, kemudian memupuk jiwa wirausaha kita.

    Tapi semua ini adalah pilihan kita sendiri, ada yang ingin total di setiap tindakannya, ada pula yang menginginkan main save. Saya doakan supaya Ibu mencapai sukses seperti yang Ibu dambakan.

  3. 3
    PS_@rif Says:

    Thank a lot
    Pa Yusril Iza Mahendra…
    Saya sangat terkesan sekali dengan Blog..yang Artikelnya sangat bermanfaat sekali…buat saya..

  4. 4
    Kario Sasmito Says:

    Sharing tentang pemahamanTakdir & Nasib,
    Yah memang begitu adanya, siapapun manusia boleh saja mengimptretasikan sesuai sudut pandang atau mungkin sesuai pengalaman spiritual pribadi, hal yang demikian tak perlu diperdebatkan dan tak ada parameter benar datau salah, maaf “bukan maksud menyimpulkan tulisan diatas”.

    Sadar atau tidak tergantung pada pemahaman spiritual pribadi masing-masing, mari kita lihat fakta pada kehidupan kita, >>> siang dan malam silih berganti sesuai dengan jadwal dan siclus yang sedemikian rapi, dan adakah manusia mampu atau mempelajari bagaimana merubah menggeser jadwal terbit dan terbenamnya matahari, bukan ketutup awan loh ya!!! please….deh

    Pengalaman spiritual saya, hanya bisa diceritakan setelah melalui kenyataan disesuaikan dengan peta/gambar, bayangan peta / gambar “nasib / takdir” saya terima pada waktu saya mulai bisa membaca kelas 1- SD, sekitar bulan februari 1971, awalnya saya sama sekali tidak mengerti apa itu sesungguhnya bayangan tersebut, bahkan sesuai dengan perubahan garis tangan “sungguh demikian”.

    kini bayangan garis angka dengan latar belakang gelap – terang saya buat menyerupai aslinya, dan setelah saya ingat perjalan hidup dari usia sebelum sekolah sampai saat ini berumur 45th ternyata itulah perjalan hidup saya, sesungguhnya hidup manusia sudah ada peta yang tersusun sangat rapi dan sangat-sangat halus sampai-sampai kita sendiri tidak dapat membaca / memahami / mengerti peta / nasib / takdir “jadwal hidup kita masing-masing”,

    dalam falsafah jawa Urip Mung sakDremo Nglakoni kanti laku Nrimo Ing Pandum, kita hidup tinggal menjalani / melewati rel “nasib / takdir” sesuai dengan MISI Ruh untuk menyucikan diri atas karma masa lalu, tapi tak semudah itu kita dapat memahami apalagi mengaplikasikan “Nrimo Ing Pandum”, Ruh tidak dapat menyucikan diri tanpa badan, badan dilengkapi dengan mata, telinga, dan akal (3 utama), 3 utama inilah sebagai penguji kesungguhan Roh untuk menyicikan diri sesuai misi dan jadwal yang telah tersusun rapi.

    yang terjadi: kebanyakan Roh kalah lagi dengan keindahan mata memandang lingkungan “alam semesta lengkap dengan isi dan tehknologi, suara merdu yang menina bobokan, menggunakan akal untuk ngakali “merugikan” orang /makhluk lain. GALGAL MANING – GAGAL MANING >>> gagal menyucikan diri ditambah dosa “karma negative” dalam kehidupan saat ini, ROH malah NAMBAH KOTORan, akhirnya Roh tidak mampu menuju NIRWANA dan stuck di alam bajrah tempat penantian untuk mendapatkan tubuh baru.

    Jadi kalau ada yang mengatakan nasib dapat dirubah adalah suatu yang mustahil, saya sendiri tipikal pekerja keras idealis, jujur, bertanggung jawab dalam berkarir dari paling bawah ‘Room Boy” sampai puncak jabatan sebagai General Manager, tapi hal lain dalam kehidupan tetap ada sesuatu tak dapat kita hindari. kunci sukses itu “NRIMO ING PANDUM” mohon bagi yang ingin sharing lebih baik hub 0899 8085 777 (spiritual motivator)>>> Soul, Body & Mind silahkan dipahami dan jangan dibalik

    catatan: Sukses diawali dengan prosess yang menuntut kesabaran & ketekunan, sukses itu sendiri sangat luas, “sukses dalam berkarir belum tentu sukses membina keluarga dan sebaliknya, dll.”

    Salam bahagia dan sejahtera

  5. 5
    win Says:

    Bisa aja ngomong kalu sudah sukses….kata nasib dan takdir adalah kata untuk menyemangati diri, untuk menghadapi kesengsaraan, kegagalan, keberhasilan….

    Coba memotivatori kalau miskin..mana orang percaya

  6. 6
    zal's Says:

    setuju buat mas win…!

  7. 7
    Santo Says:

    Nasib, Takdir, Jalan Hidup dan Kerja keras semua berkesinambungan….. saling terkait.Itu menurut saya.
    Seperti permainan monopoli… kadang di perlukan “luck” waktu melempar dadu… kadang juga diperlukan
    strategi, kadang juga butuh kerja keras…Tapi Semua manusia punya keyakinan, kepercayaan dan cara pandang masing2. Tidak ada satu pun yang benar atau pun
    salah.Yang pasti di dunia ini adalah “Tidak ada yang Pasti”. Semua relatif….
    Ingat hukum relativitas albert einstein….!!! ha..ha..
    panjang kalo mau dperdebatkan…..

  8. 8
    hazet Says:

    keberuntungan jg kita yg membentuk….sama spereti strategi…..
    sama kayak striker bola…kalo malas2an y jangan harap punya banyak peluang,,,
    bekerja keras…kejar itu peluang…semakin bnyk peluang maka semakin banyak keberuntungan yg akan didapat untuk mencetak gol/kesuksesan….

Leave a Reply