Pasang Iklan Disini


jump to navigation

Ian Kasolo – Kisah Selebriti Gagal March 31, 2008

Posted by admin in : Article, Belajar dari kegagalan , 14comments

Ian Kasolo - Dangdut Mania ISetahun yang lalu, hampir setiap akhir pekan, Muhammad alias Ian Kasolo (39) tampil di televisi sebagai ”selebriti” yang tampak glamor. Kini, dia terpaksa bekerja serabutan sebagai pengantar makanan di sebuah usaha katering rumahan.

Ini bukan cerita sinetron, namun sebuah kisah nyata. Ian Kasolo yang dulu sempat menjadi ikon acara kontes menyanyi Dangdut Mania I di stasiun TPI bersama Siti Pijat, Ju pri Asong, dan Agus Kenek, kini jauh dari dunia glamor. Hidupnya bisa dibilang terkatung-katung tanpa pekerjaan dan uang.

Kini, Ian menumpang di rumah Ucok Koki yang juga peserta Dangdut Mania I. Di rumah ini, dia membantu istri Ucok yang menjalankan usaha katering rumahan. Setiap pukul 05.00, Ian bangun dan membantu memasak. Sekitar pukul 07.00, dia keliling mengantarkan rantang berisi makanan pesanan ke pelanggan. ”Ya, beginilah kegiatan saya. Yang penting saya punya tempat berteduh dan bisa makan,” ujar Ian. Sebelum ditampung di rumah Ucok Koki, Ian sempat menggelandang dan tidak makan dua hari karena tidak mempunyai uang.

(more…)

Jualanbuku.com dengan tampilan baru March 27, 2008

Posted by admin in : web-info , 2comments

Hi guys,

barusan gw update tampilan web jualanbuku.com, semoga lebih menarik dan mudah dalam navigasinya. Silahkan yang ingin kasih kritik dan saran.

You are all welcome!
Thanks.
(more…)

Belajar pengalaman hidup dari Steve Jobs March 27, 2008

Posted by admin in : IT People, People Power , add a comment

Nasehat Steve Jobs: “*Kamu Harus Temukan Apa yang Kamu Sukai*”
naskah pidato Steve Jobs, CEO Apple Computer dan Studio Animasi Pixar, di acara pelepasan mahasiswa Stanford, 12 Juni 2005.

You Tube: http://www.youtube. com/watch? v=D1R-jKKp3NA

Steve Jobs machintosKisahnya dimulai sebelum saya lahir. Ibu kandung saya adalah mahasiswi belia yang hamil karena “kecelakaan” dan memberikan saya kepada seseorang untuk diadopsi. Dia bertekad bahwa saya harus diadopsi oleh keluarga sarjana, maka saya pun diperjanjikan untuk dipungut anak semenjak lahir oleh seorang pengacara dan istrinya. Sialnya, begitu saya lahir, tiba-tiba mereka berubah pikiran karena ingin bayi perempuan. Maka orang tua saya sekarang, yang ada di daftar urut berikutnya, mendapatkan telepon larut malam dari seseorang: “kami punya bayi laki-laki yang batal dipungut; apakah Anda berminat? Mereka menjawab: “Tentu saja.” Ibu kandung saya lalu mengetahui bahwa ibu angkat saya tidak pernah lulus kuliah dan ayah angkat saya bahkan tidak tamat SMA. Dia menolak menandatangani perjanjian adopsi. Sikapnya baru melunak beberapa bulan kemudian, setelah orang tua saya berjanji akan menyekolahkan saya sampai perguruan tinggi.

Dan, 17 tahun kemudian saya betul-betul kuliah. Namun, dengan naifnya saya memilih universitas yang hampir sama mahalnya dengan Stanford, sehingga seluruh tabungan orang tua saya- yang hanya pegawai rendahan habis untuk biaya kuliah. Setelah enam bulan, saya tidak melihat manfaatnya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan dalam hidup saya dan bagaimana kuliah akan membantu saya menemukannya. Saya sudah menghabiskan seluruh tabungan yang dikumpulkan orang tua saya seumur hidup mereka. Maka, saya pun memutuskan berhenti kuliah, yakin bahwa itu yang terbaik. Saat itu rasanya menakutkan, namun sekarang saya menganggapnya sebagai keputusan terbaik yang pernah saya ambil.

(more…)

Mark Zuckerberg – Hacker. Dropout. CEO. Facebook March 7, 2008

Posted by admin in : IT People, People Power , 1 comment so far

Sumber : http://www.fastcompany.com/magazine/115/open_features-hacker-dropout-ceo.html

When Mark Zuckerberg showed up in Palo Alto three years ago, he had no car, no house, and no job. Today, he’s at the helm of a smokin’-hot social-networking site, Facebook, and turning down billion-dollar offers. Can this kid be for real?

Mark Zuckerberg Facebook“I’m just lucky to be alive.” Mark Zuckerberg, the 22-year-old founder and CEO of social-networking site Facebook, is talking about the time he came face-to-face with the barrel of a gun. It was the spring of 2005, and he was driving from Palo Alto to Berkeley.

Just a few hours earlier, he had signed documents that secured a heady $12.7 million in venture capital to finance his fledgling business. It was a coming-of-age moment, and he was on his way to celebrate with friends in the East Bay. But things turned weird when he pulled off the road for gas. As Zuckerberg got out of the car to fill the tank, a man appeared from the shadows, waving a gun and ranting. “He didn’t say what he wanted,” Zuckerberg says. “I figured he was on drugs.” Keeping his eyes down, Zuckerberg said nothing, got back into his car, and drove off, unscathed.

(more…)

Prof. Nelson Tansu, PhD – Profesor termuda di AS March 6, 2008

Posted by admin in : Indonesian, People Power , 4comments

Nelson Tansu meraih gelar Profesor di bidang Electrical Engineering di Amerika sebelum berusia 30 tahun. Karena last name-nya mirip nama Jepang, banyak petinggi Jepang yang mengajaknya “pulang ke Jepang” untuk membangun Jepang. Tapi Prof. Tansu mengatakan kalau dia adalah pemegang paspor hijau berlogo Garuda Pancasila. Namun demikian, ia belum mau pulang ke Indonesia . Kenapa?

Profesor termuda di AS dari indonesia Nelson Tansu lahir di Medan , 20 October 1977. Lulusan terbaik dari SMA Sutomo 1 Medan. Pernah menjadi finalis team Indonesia di Olimpiade Fisika. Meraih gelar Sarjana dari Wisconsin University pada bidang Applied Mathematics, Electrical Engineering and Physics (AMEP) yang ditempuhnya hanya dalam 2 tahun 9 bulan, dan dengan predikat Summa Cum Laude. Kemudian meraih gelar Master pada bidang yang sama, dan meraih gelar Doktor (Ph.D) di bidang Electrical Engineering pada usia 26 tahun. Ia mengaku orang tuanya hanya membiayai-nya hingga sarjana saja. Selebihnya, ia dapat dari beasiswa hingga meraih gelar Doktorat. Dia juga merupakan orang Indonesia pertama yang menjadi Profesor di Lehigh University tempatnya bekerja sekarang.

(more…)

Memulai Bisnis – Buat Model Bisnis Anda March 6, 2008

Posted by admin in : Article, Bisnis Dasar , 1 comment so far

Sumber : Idham Mashar, eMail: jojon30@gmail.com
Setelah anda memutuskan untuk berbisnis, mempunyai goal, dan mempunyai produk untuk dijual. Kini saatnya membuat model bisnis anda.
Pertanyaan yang perlu diperhatikan adalah:
1. Tentukan customer anda dan Kebutuhan yang diinginkan
2. Ciptakan mekanisme penjualan yang memastikan pendapatan lebih besar
dari biaya yang dikeluarkan

Tips membuat model bisnis:
1. Produk harus spesifik / unik.
Semakin spesifik kita menggambarkan konsumen, semakin baik hasilnya. Jangan takut untuk meniru produk orang lain yang memang belum dipasarkan di customer kita asal produk itu memenuhi kebutuhan customer. Jangan takut “tersegmen” dan tdak menguasai semua kontrol.
Hampir 95% perusahaan besar diawali dengan segemen pasar yang spesifik/unik kemudian berkembang (80% berkembang dengan sendirinya) menjadi besar dengan merambah ke banyak segmen
(more…)